Menggunakan Ventoy
Ventoy adalah alat populer untuk membuat USB bootable yang memungkinkan Anda menyimpan beberapa file ISO dalam satu perangkat dan melakukan boot dari salah satunya.
Penting
⚠️ Peringatan: Pemilihan perangkat yang salah akan menyebabkan kehilangan data! Selalu periksa ulang drive yang dipilih dan lakukan backup data penting.
⚠️ Persyaratan Mode Boot: Agar MiniOS berjalan dengan baik di Ventoy, Anda HARUS memilih mode GRUB2 saat booting, atau ganti nama file ISO Anda dengan akhiran VTGRUB2 (misal, minios-standard-amd64_VTGRUB2.iso) untuk memaksa mode GRUB2 secara otomatis.
Persyaratan Drive
Ukuran Drive
Lihat Panduan Kompatibilitas Hardware untuk detail persyaratan sistem dan ukuran drive.
Instalasi Ventoy
Metode 1: Instalasi Standar
- Unduh Ventoy dari situs resmi
- Jalankan installer Ventoy dan pilih USB drive Anda
- Instal Ventoy ke drive (semua data akan dihapus)
- Salin file ISO MiniOS ke folder root USB drive
Setelah instalasi, drive siap digunakan. MiniOS akan otomatis membuat penyimpanan untuk menyimpan perubahan.
Metode 2: Instalasi dengan Partisi Data Terpisah (Direkomendasikan)
- Unduh Ventoy dari situs resmi
- Jalankan installer Ventoy dan pilih USB drive Anda
- Aktifkan opsi "Reserve Space" saat instalasi untuk membuat partisi tambahan
- Instal Ventoy ke drive
- Salin file ISO MiniOS ke folder root USB drive
- Buat partisi ext4 di ruang yang dicadangkan dengan label
persistence
Metode ini memberikan operasi data yang lebih cepat dan kontrol penyimpanan yang lebih baik.
Integrasi dengan MiniOS
MiniOS sudah mendukung Ventoy secara bawaan dan akan otomatis mendeteksi jika berjalan di lingkungan Ventoy. Sistem akan mengatur penyimpanan perubahan secara otomatis tanpa konfigurasi tambahan dari pengguna.
Penyimpanan Perubahan Otomatis
MiniOS secara otomatis mendeteksi jika berjalan di lingkungan Ventoy dan mengatur penyimpanan perubahan:
- Dengan partisi
persistenceterpisah: Menggunakan partisi tersebut untuk penyimpanan data langsung (mode native, kecepatan maksimal) - Dengan instalasi standar: Membuat file dinamis di partisi utama Ventoy (mode dynfilefs)
Konfigurasi Parameter (untuk Pengguna Lanjutan)
Jika diperlukan konfigurasi yang lebih spesifik, parameter boot dapat digunakan:
Untuk partisi persistence terpisah (semua mode tersedia):
perchmode=native- Menyimpan langsung ke partisi (paling cepat)perchmode=dynfilefs- File yang dapat berkembang secara dinamisperchmode=raw- File dengan ukuran tetap
Untuk instalasi Ventoy standar (dua mode tersedia):
perchmode=dynfilefs- File yang dapat berkembang secara dinamis (default, hemat ruang)perchmode=raw- File dengan ukuran tetap
Parameter umum untuk file:
perchsize=8000- Ukuran ruang penyimpanan data dalam MB
Detail lebih lanjut di parameter boot.
Menggunakan MiniOS dengan Ventoy
Booting
Setelah menginstal Ventoy dan menyalin file ISO MiniOS ke drive:
- Boot dari USB drive - pilih di BIOS/UEFI
- Pilih MiniOS dari daftar file ISO yang tersedia di menu Ventoy
- ⚠️ PENTING: Pilih mode GRUB2 saat diminta oleh Ventoy
- Tunggu proses loading - sistem akan otomatis mengatur untuk operasi
Persyaratan Mode Boot Ventoy
Agar MiniOS berjalan dengan baik:
- Mode GRUB2 - Diperlukan untuk operasi MiniOS yang benar
Solusi Alternatif:
- Tambahkan akhiran
VTGRUB2pada nama file ISO (misal,minios-5.0.0-standard-amd64_VTGRUB2.iso) - Ini akan memaksa Ventoy otomatis menggunakan mode GRUB2 tanpa konfirmasi