Lewati ke konten

Panduan Virtualisasi MiniOS

Panduan ini membahas cara menjalankan MiniOS di mesin virtual, mengoptimalkan performa, dan menggunakan MiniOS sebagai host virtualisasi. MiniOS berbasis Debian 13 "Trixie" dan sudah dilengkapi dengan driver virtualisasi serta guest tools bawaan untuk performa optimal.

Fitur Virtualisasi Khusus MiniOS

MiniOS sudah mendukung deteksi virtualisasi dan penyesuaian resolusi otomatis secara bawaan. Sistem ini menyertakan skrip minios-virtreschange, yang secara otomatis mendeteksi lingkungan virtual (VirtualBox, VMware, KVM, QEMU, Xen, Hyper-V) dan menyesuaikan resolusi layar sesuai kebutuhan.

Manajemen Resolusi Otomatis:

  • Parameter kernel: virtres=LEBARxTINGGI (contoh: virtres=1920x1080)
  • Nonaktifkan penyesuaian otomatis: parameter kernel novirtres
  • Resolusi default: 1280x800 (jika parameter virtres tidak ditentukan)
  • Deteksi: Secara otomatis mendeteksi lingkungan VM dan menyesuaikan resolusi

Menjalankan MiniOS sebagai Sistem Tamu

Konfigurasi VM Umum

Pengaturan yang direkomendasikan (semua platform):

  • Memori: Minimal 2 GB, direkomendasikan 4 GB (Edisi Standard: minimal 1 GB)
  • Prosesor: Minimal 2 core
  • Penyimpanan: Minimal 4 GB (8 GB direkomendasikan untuk mode persistent)
  • Tipe OS: Linux 64-bit / Other Linux 64-bit

Pemilihan Kontroler Disk:

  • VMware: Gunakan kontroler SCSI untuk performa lebih baik
  • VirtualBox: Gunakan kontroler SATA dengan AHCI
  • QEMU/KVM: Gunakan perangkat blok VirtIO
  • Hyper-V: Gunakan kontroler SCSI

Pemilihan Adapter Jaringan:

  • VMware: Gunakan VMXNET3 untuk performa lebih baik
  • VirtualBox: Gunakan Intel PRO/1000 MT Desktop
  • QEMU/KVM: Gunakan antarmuka jaringan VirtIO
  • Hyper-V: Gunakan synthetic network adapter

Instalasi Guest Tools

VMware (VMware Workstation/Player): Pada MiniOS Toolbox dan Ultra edition, open-vm-tools sudah terpasang. Untuk edisi Standard:

bash
sudo apt update
sudo apt install open-vm-tools open-vm-tools-desktop

VirtualBox:

bash
# Insert Guest Additions CD and install
sudo mount /dev/cdrom /mnt
sudo /mnt/VBoxLinuxAdditions.run
sudo reboot

QEMU/KVM: Pada MiniOS Toolbox dan Ultra edition, qemu-guest-agent sudah terpasang. Untuk edisi Standard:

bash
sudo apt install qemu-guest-agent
sudo systemctl enable qemu-guest-agent

Hyper-V: Komponen integrasi sudah terpasang di MiniOS. Untuk fitur lanjutan:

bash
sudo apt install linux-cloud-tools-generic linux-tools-generic

Menggunakan MiniOS sebagai Host Virtualisasi

MiniOS sudah mendukung menjalankan container dan mesin virtual secara bawaan di edisi Toolbox dan Ultra. Edisi Ultra menyediakan dukungan penuh untuk Docker dan KVM/QEMU, sedangkan Toolbox hanya menyertakan tools virtualisasi.

Dukungan Docker

Edisi Ultra: Docker sudah terpasang, termasuk lazydocker - antarmuka UI untuk mengelola Docker

Edisi lain: Docker dapat diinstal secara manual:

bash
# Install from Debian repositories
sudo apt update
sudo apt install docker.io docker-compose

# Or install the official version
curl -fsSL https://get.docker.com -o get-docker.sh
sudo sh get-docker.sh

Dukungan KVM/QEMU

Edisi Toolbox dan Ultra: Tools KVM sudah terpasang, termasuk virt-manager - antarmuka GUI untuk mengelola mesin virtual

Edisi lain: Tools virtualisasi dapat diinstal secara manual:

bash
# Install KVM tools
sudo apt update
sudo apt install qemu-kvm libvirt-daemon-system virt-manager

Dukungan VirtualBox

VirtualBox tidak tersedia di repository resmi Debian 13, namun dapat diinstal melalui paket resmi Oracle:

bash
# Download deb-package from https://www.virtualbox.org/wiki/Linux_Downloads
# and install
sudo apt install ./virtualbox-*.deb

Pengguna akan otomatis ditambahkan ke grup vboxusers untuk mengakses fitur VirtualBox.